9 March 2021

Ciputra Development Menerbitkan MTN Sebesar S$150 Juta



PT Ciputra Development Tbk (“Perseroan”) telah menyelesaikan penerbitan Medium Term Notes (MTN) di Bursa Singapura (SGX) sebesar S$150 juta dengan tingkat bunga sebesar 6% dan akan jatuh tempo pada tahun 2026. Penerbitan MTN dilakukan secara bertahap, yaitu pada 2 Februari 2021 sebesar S$100 juta, pada 11 Februari 2021 sebesar S$25 juta, dan pada 5 Maret 2021 sebesar S$25 juta. Fitch Ratings menyematkan peringkat ‘B+’ dengan Recovery Rating ‘RR4’ untuk penerbitan MTN ini. Selain itu, Fitch Ratings juga memberikan peringkat ‘B+’ dengan Stable Outlook untuk Long-Term Issuer Default Rating (IDR) Perseroan. Dalam penerbitan MTN ini, DBS Bank Ltd. dan Mandiri Securities Pte. Ltd. bertindak sebagai joint bookrunners.

Sementara itu, pada tanggal 4 Maret 2021, Perseroan juga telah menyelesaikan proses permohonan persetujuan (consent solicitation) kepada pemegang MTN sebesar S$150 juta yang diterbitkan pada tanggal 20 September 2017 dan jatuh tempo pada tanggal 23 September 2021 (MTN 2017) dengan poin utama untuk membeli kembali (tender offer) MTN 2017 oleh Perseroan. Proses ini akan ditindaklanjuti dengan pembelian kembali sisa MTN 2017 yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 19 Maret 2021.

Penerbitan MTN ini merupakan bagian dari program multicurrency medium term notes yang ditandatangani oleh Perseroan dengan DBS Bank. Berdasarkan program tersebut, Perseroan dapat menerbitkan sebanyak-banyaknya MTN sebesar S$400 juta.

Hasil dari penerbitan MTN nantinya akan digunakan untuk melunasi atau membiayai kembali pinjaman, termasuk MTN 2017, serta modal kerja dan tujuan umum.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat keterbukaan informasi pada link berikut:

Laporan Informasi atau Fakta Material – Penerbitan MTN 2021

Laporan Informasi atau Fakta Material – Penerbitan MTN 2021 Tranche 2

Laporan Informasi atau Fakta Material – Penerbitan MTN 2021 Tranche 3, Penyelesaian Permohonan Persetujuan Pemegang MTN 2017, dan Penawaran Pembelian MTN 2017

Bagikan ke :

Other news